HOME  ::  TENTANG SITUS  ::  KEGIATAN  ::  KONTAK KAMI  ::
Friday, 10 September 2010 Website ini adalah pindahan dari www.alislam.or.id
Berita
Berita Islam
Tabligh News
Kajian Tematik (Kajian Lainnya)
Info Tabligh Akbar
Ensiklopedi Muslim
Aqidah
Etika
Ibadah
Muamalah
Larangan
Audio
Tabligh News
Kajian Aqidah
Kajian Fikih
Kajian Hadits
Kajian Tematik
Suplemen
Artikel
Fatwa
Kisah Islami
Kisah Tabi'in
Larangan Menganggap Remeh Kebaikan Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali   
Monday, 30 March 2009

Diriwayatkan dari Abu Dzar r.a,ia berkata, Nabi saw. pernah bersabda kepadaku, "Janganlah engkau menganggap remeh suatu kebaikan, walaupun sekedar bermanis muka ketika engkau menemui saudaramu," (HR Muslim [2626]).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, "Wahai kaum wanita muslimah janganlah sebuah keluarga menganggap remeh pemberian tetangganya walaupuan hanya diberi kaki kambing," (HR Bukhari [6017] dan Muslim [1030]).

Kandungan Bab:

  1. Larangan menganggap remeh amalan baik apapun yang dibawa oleh syari'at.
  2. Batalnya pemikiran yang membagi agama kepada bagian inti dan kulit atau membagi syari'at Allah kepada ushul dan furu' sebagaimana yang disangka kepadanya ahli bid'ah di zaman sekarang.

    Masalah ini telah saya bahas secara panjang lebar dalam kitabku yang bernama Dalaailus Sunnah fii Ibthaali Taqsiimid Diin Ila Qisyr wa Lubab.

Sumber: Diadaptasi dari Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali, Al-Manaahisy Syar'iyyah fii Shahiihis Sunnah an-Nabawiyyah, atau Ensiklopedi Larangan menurut Al-Qur'an dan As-Sunnah, terj. Abu Ihsan al-Atsari (Pustaka Imam Syafi'i, 2006), hlm. 3/291-292.

Terakhir kali diperbaharui ( Monday, 30 March 2009 )
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >