HOME  ::  TENTANG SITUS  ::  KEGIATAN  ::  KONTAK KAMI  ::
Thursday, 09 September 2010 Website ini adalah pindahan dari www.alislam.or.id
Berita
Berita Islam
Tabligh News
Kajian Tematik (Kajian Lainnya)
Info Tabligh Akbar
Ensiklopedi Muslim
Aqidah
Etika
Ibadah
Muamalah
Larangan
Audio
Tabligh News
Kajian Aqidah
Kajian Fikih
Kajian Hadits
Kajian Tematik
Suplemen
Artikel
Fatwa
Kisah Islami
Kisah Tabi'in
Larangan Mengganggu Orang Shalat Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali   
Saturday, 13 September 2008

Diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri r.a, ia berkata, “Suatu ketika Rasulullah saw. beri’tikaf di masjid. Beliau mendengar orang-orang mengeraskan bacaannya. Beliau menyikap tirai lalu berkata, ‘Ketahuilah, kalian semua sedang bermunajat kepada Allah, maka janganlah saling mengganggu satu sama lain. Janganlah kalian mengeraskan suara dalam membaca,’ atau beliau berkata, ‘Dalam shalat’,” (Shahih, HR Abu Dawud [1332], Ahmad [III/94], Ibnu Khuzaimah [1162]).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah dan ‘Aisyah r.a, dari Rasulullah saw. bahwasanya beliau melihat dari kamar orang-orang shalat dengan mengeraskan bacaan mereka. Rasulullah saw. berkata kepada mereka, “Sesungguhnya orang shalat itu sedang bermunajat kepada Rabb-Nya. Coba renungkan kepada siapakah ia bermunajat! Maka janganlah kalian saling mengeraskan bacaan al-Qur’an.” (Shahih, HR ath-Thabrani dalam al-Ausath [1111] al-Hakim [I/335-336]).

Kandungan Bab:

  1. Larangan mengeraskan bacaan dalam shalat, karena akan dapat mengganggu orang lain yang juga sedang shalat. 
  2. Haram hukumnya segala sesuatu yang dapat mengganggu orang shalat, karena dapat mengganggu konsentrasinya dan menghilangkan kekhusu’annya. 
  3. Orang yang shalat sedang bermunajat kepada Rabb-nya yang tidak ghaib (Mahadekat) dan tidak tuli (lagi Mahamendengar).

Sumber: Diadaptasi dari Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali, Al-Manaahisy Syar'iyyah fii Shahiihis Sunnah an-Nabawiyyah, atau Ensiklopedi Larangan menurut Al-Qur'an dan As-Sunnah, terj. Abu Ihsan al-Atsari (Pustaka Imam Syafi'i, 2006), hlm. 1/539-540.

Oleh: Fani

Terakhir kali diperbaharui ( Tuesday, 16 September 2008 )
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >